Kondisi tempat latihan para lifter angkat besi Jambi
JAMBI – Kondisi tempat latihan atlet angkat besi Provinsi Jambi yang berada di kawasan Kota Baru menjadi sorotan.
Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) Jambi menilai fasilitas latihan para lifter sudah tidak lagi layak dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Peninjauan tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Pengprov PABSI Jambi, Imron Rosyadi, bersama jajaran pengurus pada Jumat (11/7/2026). Dari tinjauan itu, terlihat kondisi gedung latihan yang memprihatinkan dan dinilai kurang mendukung pembinaan atlet berprestasi.
Padahal, cabang olahraga angkat besi selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang medali bagi Provinsi Jambi dalam ajang nasional, maupun internasional.
Salah seorang pengurus PABSI Jambi berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas latihan tersebut, agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal.
“Ini butuh perhatian dari pihak terkait untuk memperbaiki gedung ini. Mengingat angkat besi merupakan salah satu cabang olahraga yang sering menyumbangkan medali untuk Provinsi Jambi. Kami mohon perhatian terhadap tempat latihan para lifter kita,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pengprov PABSI terkait rencana rehabilitasi gedung latihan tersebut. Namun, proses perbaikan masih terkendala status kepemilikan aset yang berada di bawah Pemerintah Provinsi Jambi.
“Sudah kita koordinasikan, itu tidak bisa dibangun karena milik Pemprov,” kata Mat Sanusi.
Meski demikian, Mat Sanusi menegaskan KONI Jambi tetap berkomitmen mendukung pembinaan atlet angkat besi. Salah satu bentuk dukungan yang telah diberikan yakni penyediaan peralatan latihan bagi para lifter.
“Selama ini PABSI memang belum banyak mendapatkan perhatian. Namun di masa kepemimpinan saya, KONI telah membantu pengadaan peralatan latihan pada periode tahun kemarin,” ungkapnya.
PABSI Jambi berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jambi agar persoalan fasilitas latihan segera mendapat solusi.