Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata dan Samsul Riduan, RDP bersama GMNI Jambi
JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata dan Samsul Riduan, menerima langsung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (14/7/2026).
Dalam aksi tersebut, GMNI Jambi menyampaikan sejumlah tuntutan terkait berbagai kebijakan pemerintah serta isu-isu yang tengah berkembang di Provinsi Jambi.
Aspirasi mahasiswa kemudian ditindaklanjuti melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi.
Usai RDP, Hafiz Fattah menjelaskan bahwa salah satu tuntutan mahasiswa adalah meminta DPRD menggunakan hak interpelasi. Namun, menurutnya, mekanisme tersebut tidak dapat diputuskan secara sepihak karena merupakan kewenangan lembaga yang harus melalui proses pembahasan bersama.
“Mereka menuntut agar DPRD menggunakan hak interpelasi. Namun, ini merupakan keputusan lembaga yang bersifat kolektif dan kolegial. Karena itu, aspirasi tersebut akan kami sampaikan terlebih dahulu melalui forum rapat fraksi,” ujar Hafiz Fattah.
Selain itu, Hafiz Fattah juga menyampaikan terkait dengan isu yang menjadi perhatian mahasiswa, yakni polemik pernyataan Wakil Ketua l DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Hafiz Fattah, persoalan tersebut telah dikomunikasikan secara langsung antara mahasiswa dengan pihak yang bersangkutan sehingga tidak lagi menjadi persoalan yang berlarut.
“Terkait isu saudara Ivan Wirata mengenai Makan Bergizi Gratis, persoalan tersebut sudah diselesaikan melalui komunikasi antara mahasiswa dengan yang bersangkutan. Saya kira persoalan ini sudah selesai,” katanya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan DPRD Provinsi Jambi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun aspirasi sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Ia bahkan mengajak organisasi kemahasiswaan untuk membangun sinergi dengan DPRD dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat Provinsi Jambi.
“Saya mengajak teman-teman mahasiswa untuk terus berkolaborasi secara aktif. DPRD Provinsi Jambi selalu membuka ruang apabila ada aspirasi, masukan maupun kritik yang ingin disampaikan. Kami terbuka dan siap berdiskusi demi kepentingan masyarakat Jambi,” pungkasnya.