Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Gerindra, Hambali
JAMBI – Nama Hambali, Anggota DPRD Provinsi Jambi, Dapil Kabupaten Bungo-Tebo, belakangan menjadi sorotan melalui sejumlah pernyataannya dalam menyikapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Politisi Partai Gerindra tersebut dikenal menyuarakan beragam isu, mulai dari penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan peredaran narkoba, hingga pemerataan pembangunan, serta nasib guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Namun, di balik kiprahnya sebagai wakil rakyat, Hambali memiliki perjalanan panjang dalam dunia politik. Pria kelahiran Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, itu adalah salah satu tokoh yang turut merintis berdirinya Partai Gerindra di Provinsi Jambi.
Lahir dan tumbuh dari desa tidak menyurutkan langkah Hambali untuk meniti karier. Ia mengenyam pendidikan di SMAN 1 Muaro Bungo pada 1988–1991, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan mulai mengabdikan diri sebagai wakil rakyat.
Perjalanan politik Hambali dimulai pada 2009. Saat itu, ia terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bungo untuk periode 2009–2014. Setahun kemudian, tepatnya pada 2010, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bungo.
Pengabdiannya di dunia politik terus berlanjut. Pada 2014, Hambali menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Bungo. Ia juga tercatat mengemban posisi sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Bungo pada 2025.
Di sela-sela perjalanan tersebut, Hambali kembali mendapat kepercayaan masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi mereka melalui lembaga legislatif di Kabupaten Bungo Periode 2019-2024.
Usai masa jabatannya habis di Kabupaten, Hambali melangkah ke tingkat provinsi. Pada Pemilu 2024, ia berhasil meraih 9.110 suara dari Dapil Bungo-Tebo dan terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.
Tak tanggung-tanggung, di DPRD Provinsi Jambi ia menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jambi.
Sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, Hambali menyoroti sejumlah persoalan yang dinilainya perlu mendapat perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum. Salah satu isu yang disuarakannya adalah penindakan terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta peredaran narkoba.
Politisi Gerindra itu juga mendesak pengusutan tuntas dugaan praktik percaloan dalam proses penerimaan anggota Polri yang menjadi perhatian publik di lingkungan Polda Jambi.
Selain persoalan hukum dan lingkungan, perhatian Hambali juga tertuju pada kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru PPPK.
Dalam bidang pembangunan, Hambali mendorong Pemerintah Provinsi Jambi melakukan pemerataan agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas, termasuk warga di wilayah Bungo dan Tebo.
Meski demikian, saat ini Hambali berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Bungo dan Tebo.