JAMBI – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza Putra, menemui langsung massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Provinsi Jambi saat menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi, Kamis (22/10/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sembilan poin tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat, mulai dari evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM), hingga realisasi janji penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan.
Ia menyebutkan, berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa pada prinsipnya perlu diperjuangkan dan disuarakan melalui jalur yang sesuai.
Menanggapi tuntutan penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan, Afuan Yuza mengungkapkan bahwa DPRD Provinsi Jambi telah membahas persoalan tersebut bersama pihak terkait.
“Terkait tuntutan 19 juta lapangan pekerjaan, kami sudah bahas bersama Disnakertrans. Itu sedang disiapkan. Namun, lebih konkret lagi kita perlu data. Tadi sudah kami minta mereka menyiapkan data korporasi dan perusahaan yang merekrut tenaga kerja, berapa jumlahnya. Jadi, tuntutan kawan-kawan sudah kami proses,” katanya.
Sedangkan, tuntutan evaluasi program MBG dan KDMP. Afuan Yuza menjelaskan bahwa DPRD Provinsi Jambi tidak memiliki kewenangan langsung untuk mengevaluasi pelaksanaan kedua program tersebut di tingkat nasional.
Namun, Afuan Yuza menyatakan akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pihak yang memiliki kewenangan, termasuk melalui jalur politik di tingkat pusat.
“Terkait MBG dan KDMP, DPRD Provinsi Jambi tidak memiliki wewenang disana. Saya Afuan Yuza Putra dari Fraksi PAN akan saya teruskan ke Ketua Umum (Zulkifli Hasan) terkait KDMP karena beliau Menko Pangan yang mengkoordinir ini,” ujarnya.
Afuan Yuza menegaskan, keterbatasan kewenangan tidak berarti DPRD mengabaikan aspirasi masyarakat. Menurutnya, setiap tuntutan perlu disalurkan kepada pihak-pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Saya ingin menegaskan bahwa DPRD Provinsi Jambi tetap menjadi bagian dari representasi rakyat. Jangan sampai ada salah kaprah. Apa yang disampaikan teman-teman akan kami teruskan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.