Plt Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Hendrawan bersama Wadir Umum dan Keuangan, Dr. Mustarhadi
JAMBI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi kembali menjadi perhatian daerah lain. Kali ini, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan kunjungan kerja untuk melihat secara langsung fasilitas, tata kelola, hingga sistem manajemen rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jambi tersebut.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) itu turut didampingi Gubernur Jambi Al Haris, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi drg. Iwan Hendrawan, Wakil Direktur Umum dan Keuangan Dr. Mustarhadi, Kabid Sarana dan Prasarana Medis dan Nonmedis RD Zayad Irfani, serta jajaran manajemen RSUD Raden Mattaher.
Selama kunjungan, rombongan berdialog mengenai pengelolaan rumah sakit, mulai dari pelayanan kepada pasien, fasilitas kesehatan, hingga strategi peningkatan pendapatan rumah sakit.
Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Bengkulu beserta rombongan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap perkembangan tata kelola dan pelayanan yang terus dibangun RSUD Raden Mattaher.
“Kita mengapresiasi Pak Gubernur Helmi Hasan yang sudah mengunjungi pasien kita, meninjau fasilitas, serta melihat langsung tata kelola di RSUD Raden Mattaher Jambi,” ujar drg. Iwan.
Ia mengungkapkan, dalam diskusi yang berlangsung, turut dibahas mengenai pengelolaan keuangan rumah sakit. Saat ini, pendapatan RSUD Raden Mattaher mencapai sekitar Rp180 miliar, meningkat dibandingkan rumah sakit di Bengkulu yang berada di kisaran Rp130 miliar.
drg. Iwan menambahkan, tim dari Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari lebih jauh sistem pengelolaan yang diterapkan RSUD Raden Mattaher. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan kunjungan lanjutan guna mendalami sejumlah aspek teknis.
“Tim pak Gubernur tadi sudah berdiskusi, jika nanti ada yang perlu mereka akan kembali kesini,” pungkasnya.