Karo Kesra Provinsi Jambi, Amrulsyah
JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi kembali membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026. Sebanyak 500 kuota beasiswa jenjang Strata 1 (S1) disiapkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta mereka yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.
Program beasiswa tersebut resmi dibuka sejak 2 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 11 Juni 2026. Pemprov Jambi memastikan seluruh mahasiswa asal Jambi, baik yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar daerah, memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih luas.
“Jadi terbuka untuk mahasiswa Jambi yang di luar negeri dan daerah, semuanya memiliki kesempatan yang sama,” tegasnya.
Menurutnya, penerima beasiswa tidak hanya diprioritaskan berdasarkan kondisi ekonomi, tetapi juga capaian prestasi yang dimiliki. Prestasi tersebut mencakup bidang akademik maupun nonakademik.
Untuk kategori nonakademik, kata dia, mahasiswa yang pernah mengharumkan nama Provinsi Jambi dalam ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional akan menjadi perhatian khusus dalam proses seleksi.
“Berprestasi secara akademis dan non akademis. Kalau non akademik seperti lomba tingkat nasional, PON, Sea Games, atau Olimpiade yang mewakili Provinsi Jambi. Itu menjadi prioritas kita membantu adik-adik kita yang menjalankan pendidikan S1,” jelasnya.
Amrulsyah menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara objektif dan transparan. Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng tim panitia seleksi independen yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi besar di Jambi untuk menentukan calon penerima beasiswa.
“Kita sudah meminta tim Pansel yang diwakili Universitas besar yang ada di Jambi, kita dari pemerintah hanya menjalankan saja. Untuk bagaimana nanti memenuhi syarat, tim Pansel yang menentukan secara online,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kondisi ekonomi daerah ke depan semakin membaik sehingga program beasiswa dapat diperluas, termasuk menghidupkan kembali bantuan pendidikan untuk jenjang pascasarjana.
“Mudah-mudahan tahun depan ekonomi kita bagus, beasiswa S2 dan S3 kita pulihkan lagi,” pungkas Amrulsyah.