JAMBI – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Jambi menyoroti standar sejumlah lapangan padel yang saat ini digunakan masyarakat maupun atlet di Provinsi Jambi.
Ketua PBPI Provinsi Jambi, Ramos Hutabarat, menyebut tidak seluruh lapangan padel yang beroperasi di Jambi telah memenuhi standar yang ditetapkan organisasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ramos saat membahas rencana pelaksanaan event padel yang akan digelar pada 29–30 Agustus 2026 mendatang.
“Kami akan akan melakukan event di 29-30 Agustus, di Padel Reserve. Karena lapangan yang punya standar PBPI itu Padel Reserve dan Padel dan Jambi Padel Court, yang di bawah itu tidak,” kata Ramos, Senin (10/8/2026).
Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan, mengingat perkembangan olahraga padel di Jambi dalam beberapa waktu terakhir terbilang cukup pesat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah venue yang diduga belum memenuhi standar resmi tersebut di antaranya Padel Kalcer, Terra Padel Jambi, Ultipro Padel Jambi, Padel Society, Kydos Padel Court, dan Pots Padel.
Meski demikian, tudingan mengenai belum terpenuhinya standar tersebut masih merupakan pernyataan dari PBPI Jambi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi maupun tanggapan langsung dari pengelola lapangan yang disebut belum memenuhi standar resmi tersebut.