Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
Light/Dark Button
Subscribe

Kasus Campak Meningkat di Jambi, RSUD Raden Mattaher Siaga dengan Bangsal Isolasi Khusus

beritaprime.com 8 April 2026 (Last updated: 16 April 2026) 2 minutes read
Screenshot_20260416_101054_Chrome
Share

JAMBI – Kasus penyakit campak di Provinsi Jambi menunjukkan tren peningkatan sejak awal tahun 2026. Lonjakan ini mendorong RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut untuk memperkuat kesiapsiagaan layanan, termasuk menyiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien terinfeksi.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher, dr Anton Trihartanto, mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit mulai menerima pasien campak sejak Januari 2026 dan jumlahnya terus mengalami kenaikan setiap bulan.

“Totalnya sudah lebih dari 20 pasien yang kita tangani sejak awal tahun,” ungkapnya, Selasa(7/4/2026).

Secara keseluruhan, lebih dari 20 pasien campak telah ditangani sejak awal tahun. Mayoritas pasien merupakan rujukan dari berbagai daerah di sekitar Kota Jambi, seperti Muaro Jambi, Batanghari, hingga Tanjung Jabung.

Mengantisipasi lonjakan kasus, RSUD Raden Mattaher bergerak cepat sejak awal ditemukannya kasus pertama. Saat itu, rumah sakit langsung menyiapkan ruang isolasi dan sistem penanganan untuk pasien dengan berbagai tingkat keparahan.

“Saat menemukan tiga kasus di Januari, kita langsung menyiapkan ruang isolasi dan ruang penanganan apabila kondisi pasien memburuk,” jelas dr Anton.

Sebagai rumah sakit rujukan provinsi, kini RSUD Raden Mattaher telah memiliki satu bangsal khusus penanganan campak. Fasilitas tersebut mencakup ruang isolasi bagi pasien dengan gejala ringan hingga sedang, serta ICU isolasi bagi pasien dengan kondisi berat yang membutuhkan alat bantu pernapasan.

“Strateginya kita siapkan dua sistem. Isolasi untuk pasien ringan sampai sedang, dan ICU isolasi untuk pasien yang membutuhkan alat bantu napas,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebagian besar pasien yang dirawat merupakan anak-anak. Meski demikian, kabar baiknya, mayoritas pasien menunjukkan perkembangan positif setelah mendapatkan perawatan medis.

“Alhamdulillah sebagian besar pasien sudah kita nyatakan pulang dan sembuh,” katanya.

Di tengah meningkatnya kasus, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada dengan mengenali gejala campak sejak dini. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam, batuk, mata merah, serta munculnya ruam pada kulit.

Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat disarankan segera melakukan isolasi mandiri dan menghindari aktivitas di tempat umum guna mencegah penularan lebih luas.

“Kalau ada demam, batuk, mata merah dan ruam, segera lakukan isolasi mandiri dan jangan beraktivitas di tempat umum,” tegas dr Anton.

 

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: dr Anton Trihartanto Gejala Campak Kasus Campak di Jambi RSUD Raden Mattaher Jambi

Post navigation

Previous: Terbentur UU HKPD, Faizal Riza Siap Perjuangkan Nasib PPPK yang Terancam Dirumahkan 
Next: Gubernur Al Haris Ngotot Pertahankan PI 10 Persen dari PetroChina 

Berita Terkait

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi

Imron Rosyadi Dorong Pusparagam Negeriku Jadi Penggerak Budaya dan UMKM di Jambi

beritaprime.com 1 Agustus 2026
Gubernur Jambi, Al Haris bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di kegiatan Pusparagam Negeriku

Al Haris Dampingi Menbud Fadli Zon Buka Pusparagam Negeriku, Tegaskan Jaga Kelestarian Budaya di Jambi 

beritaprime.com 31 Juli 2026
Ketua Umum KONI provinsi Jambi, Mat Sanusi

Coffee Morning Bersama Insan Pers, Ketum KONI Mat Sanusi Paparkan Misi Besar Kebangkitan Olahraga Jambi

beritaprime.com 31 Juli 2026

Pos-pos Terbaru

  • Imron Rosyadi Dorong Pusparagam Negeriku Jadi Penggerak Budaya dan UMKM di Jambi
  • Al Haris Dampingi Menbud Fadli Zon Buka Pusparagam Negeriku, Tegaskan Jaga Kelestarian Budaya di Jambi 
  • Coffee Morning Bersama Insan Pers, Ketum KONI Mat Sanusi Paparkan Misi Besar Kebangkitan Olahraga Jambi
  • Gubernur Al Haris Resmikan Sekolah Rakyat di Tanjabtim, 320 Anak dari Keluarga Miskin Tempuh Pendidikan Gratis
  • Bupati Fadhil Arief Dorong Pelayanan Publik Bebas Maladministrasi demi Kesejahteraan Masyarakat
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.