Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
  • Contact
  • HOME
  • Iklan
  • Tentang Kami
Light/Dark Button
Subscribe

Bank Jambi Siap Ganti Kerugian Nasabah, Pengamat Nilai Langkah Ini Perkuat Kepercayaan Publik

beritaprime.com 26 Februari 2026 (Last updated: 8 Maret 2026) 2 minutes read
Gedung Mahligai Bank Jambi

Gedung Mahligai Bank Jambi

Share

JAMBI – Manajemen Bank Jambi menegaskan komitmennya untuk mengganti seluruh kerugian nasabah jika hasil audit forensik membuktikan adanya gangguan sistem. Pernyataan itu dinilai pengamat sebagai langkah strategis untuk memulihkan kepercayaan publik yang sempat terguncang.

Direktur Utama Khairul Suhairi menegaskan bahwa keputusan memberikan penggantian penuh bukan sekadar janji birokratis, melainkan bagian dari tanggung jawab korporasi dan upaya mitigasi reputasi.

“Komitmen ini menunjukkan akuntabilitas, langkah penting ketika kepercayaan menjadi taruhan utama,” ujarnya.

Pengamat perbankan Laila Farhat menilai respons manajemen sebagai contoh kepemimpinan krisis yang sesuai prinsip prudential banking dan perlindungan konsumen. Menurut Laila, kebijakan menghentikan sementara layanan digital demi kepentingan investigasi adalah langkah mitigasi risiko operasional yang tepat.

“Dalam industri perbankan, kepercayaan adalah aset utama. Kesiapan manajemen untuk bertanggung jawab secara finansial jika terbukti ada kelemahan sistem merupakan sinyal positif bagi nasabah dan pasar,” kata Laila, Kamis (26/2/2026).

Koordinasi aktif dengan regulator juga mendapat sorotan positif. Manajemen Bank Jambi telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta melaporkan dugaan gangguan kepada aparat penegak hukum untuk memastikan proses investigasi berjalan objektif dan transparan.

Dari sisi layanan, bank menetapkan target penyelesaian klaim maksimal 10 hari kerja setelah verifikasi — langkah yang dipandang lebih cepat dibanding tenggat umum regulator. Target ini dimaknai sebagai bukti komitmen percepatan layanan pengaduan dan pengendalian risiko reputasi.

Laila juga mengingatkan bahwa risiko siber merupakan bagian inheren dari transformasi digital perbankan. Karena itu, penguatan keamanan siber, pembaruan infrastruktur TI, dan peningkatan kapasitas SDM menjadi agenda wajib pasca-insiden untuk mencegah pengulangan kejadian serupa.

“Respons institusi yang cepat, koordinasi dengan regulator, dan keterbukaan informasi adalah fondasi penting untuk menjaga stabilitas dan reputasi jangka panjang,” tutupnya.

Seiring proses audit forensik yang masih berjalan, publik dan nasabah menunggu hasil verifikasi sekaligus langkah-langkah perbaikan nyata dari bank agar layanan digital kembali andal dan kepercayaan masyarakat pulih.

 

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: Bank Jambi

Post navigation

Previous: Dipimpin dr. Hermina, RSJD Kol. H.M. Syukur Kebut Persiapan Akreditasi
Next: Badan Gizi Nasional Akui Kelalaian Bersama dalam Kasus Keracunan Ratusan Siswa di Muaro Jambi

Berita Terkait

Gubernur Jambi Al Haris di Bandara Muaro Bungo

Rute Jakarta ke Muara Bungo Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Pemerataan Pembangunan Jambi

beritaprime.com 15 Juni 2026
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ansori

DPRD Jambi Segera Panggil PT SAS, Klarifikasi Stockpile Batu Bara di Aur Kenali

beritaprime.com 15 Juni 2026
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata

Kebijakan Wali Kota Jambi soal Sampah Perlu Dievaluasi, Ivan Wirata Minta Transparansi Dana Iuran 

beritaprime.com 15 Juni 2026

Pos-pos Terbaru

  • Rute Jakarta ke Muara Bungo Resmi Dibuka, Al Haris Dorong Pemerataan Pembangunan Jambi
  • DPRD Jambi Segera Panggil PT SAS, Klarifikasi Stockpile Batu Bara di Aur Kenali
  • Kebijakan Wali Kota Jambi soal Sampah Perlu Dievaluasi, Ivan Wirata Minta Transparansi Dana Iuran 
  • Lamine Yamal dan Pedri Jadi Andalan, Spanyol Tantang Tanjung Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
  • Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026: Duel Sengit Pembuka Grup F di Stadion Dallas
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.