Gubernur Jambi Al Haris tinjau Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I di Desa Maju, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Kamis (30/7/2026) siang.
Pembukaan MPLS tersebut menjadi langkah awal dimulainya kegiatan belajar mengajar bagi 320 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA secara gratis dengan sistem berasrama.
Usai meninjau fasilitas Sekolah Rakyat, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur dipilih sebagai lokasi prioritas karena memiliki jumlah penduduk miskin tertinggi di Provinsi Jambi.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih baik.
“Kenapa Tanjung Jabung Timur jadi prioritas, karena penduduk miskin terbanyak ada disini. Kita bantu anak-anak sekolah gratis yang mau bersekolah,” ujar Al Haris.
Menurut Al Haris, konsep sekolah berasrama tidak hanya memberikan akses pendidikan yang layak, tetapi juga menjamin keamanan para peserta didik selama menempuh pendidikan.
“Dengan asrama ini anak-anak aman dari kejahatan dan tindakan asusila, karena banyak saat ini kasus yang menyangkut soal anak,” katanya.
Al Haris juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran kementerian yang telah mendukung terwujudnya program Sekolah Rakyat.
Gubernur Al Haris berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pendidikan menjadi jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik, mulai dari melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga memperoleh pekerjaan yang layak.
“Tolong anak-anak sekolah dengan baik, habis nanti bisa kuliah dan bekerja. Manfaatkan keahlian kalian,” pesannya.
Selain itu, Al Haris mengingatkan pihak sekolah agar memberikan pengawasan maksimal kepada seluruh peserta didik selama berada di lingkungan asrama.
“Saya sudah pesan dengan kepala sekolahnya agar diawasi,” tegasnya.