Gubernur Jambi, Al Haris
JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri langsung rapat paripurna DPRD Kabupaten Bungo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Bungo tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Al Haris mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Kabupaten Bungo yang sudah mampu beradaptasi setelah pergantian kepemimpinan dari masa ke masa, sehingga membawa perubahan dalam pembangunan daerah.
Namun, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengabaikan persoalan stunting yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah serius di tengah kemajuan pembangunan.
Menurut Al Haris, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus tercermin melalui penurunan angka kemiskinan ekstrem, perbaikan gizi masyarakat, serta peningkatan kualitas hidup warga.
“Satu saja yang saya titip di Kabupaten Bungo yakni angka stunting, karena di Provinsi Jambi Kabupaten ini masih tinggi angka stunting nya. Jika kemajuan sebuah negeri itu maju dibarengi dengan semakin kecilnya kemiskinan ekstrem, termasuk gizi buruk,” kata Al Haris, Senin (19/10/2026).
Al Haris berharap, pemerintah Kabupaten Bungo terus memperkuat program penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor agar pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain menyoroti persoalan stunting, Al Haris juga mengapresiasi upaya Bupati Bungo dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Bupati Bungo luar biasa berjuang di Jakarta. Saya kagum dengan banyak hal yang bisa beliau lakukan. Meskipun ada efisiensi, hal itu tidak boleh membuat kita lemah dalam membangun daerah. Kita memang daerah kecil, tetapi harus memiliki mimpi yang besar,” katanya.
Al Haris juga menyampaikan bahwa pembangunan membutuhkan kerja keras, kreativitas, serta kemampuan pemerintah daerah dalam menangkap peluang program dari pemerintah pusat.
“Meskipun efisiensi, ini tidak membuat kita lemah dalam membangun dareah. Karena kita daerah yang kecil, namun kita harus memiliki mimpi yang besar. Sekolah Rakyat sedang lelang, insyaallah November sudah kontrak di Kabupaten Bungo. Kalau kita giat terus bekerja mencari peluang-peluang insyaallah pasti ada yang dapat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Al Haris turut mengapresiasi program-program Bupati Bungo yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia juga menyinggung upaya mendorong Kabupaten Bungo memperoleh status sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN). Menurut Al Haris, proses tersebut perlu terus dikawal melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Status Pusat Kegiatan Nasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi strategis Kabupaten Bungo dalam pengembangan wilayah, konektivitas, serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.
Diakhir sambutannya, Al Haris juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Bungo karena dinilai relatif minim mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan sejumlah daerah lain di Provinsi Jambi.
“Bungo dan Merangin, alhamdulillah minim kebakaran lahan di Provinsi Jambi. Saya ucapkan terima kasih,” pungkasnya.