Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza
JAMBI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza, secara tegas meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk tetap mempertahankan kewajiban Participating Interest (PI) sebesar 10 persen dari PetroChina.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi bahwa pihak PetroChina menawarkan realisasi PI hanya sebesar 6 persen untuk periode tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Faizal Riza, tawaran tersebut tidak dapat diterima karena tidak sesuai dengan ketentuan yang telah diperjuangkan.
“Inikan ketentuannya pemberian PI 10 persen yang sekarang sedang kita upayakan. Terkait dengan penawaran ini, terus terang kita tidak dapat menyetujui itu karena nilainya 6 persen. Karena kebutuhan pemerintah cukup banyak disini,” tegas Faizal Riza.
Faizal Riza menilai, pengurangan nilai PI akan berdampak langsung terhadap potensi pendapatan daerah, yang selama ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Jambi.
Lebih lanjut, ia juga mendorong adanya transparansi terkait kepemilikan saham di PetroChina. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mengetahui sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap daerah.
“Seharusnya dibuka satu per satu siapa pemilik saham di PetroChina tersebut, agar kita tahu kontribusinya selama ini seperti apa. Saya minta pemerintah daerah mengusahakan tetapi PI 10 persen, jangan berkurang dari jumlah tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa besaran PI 10 persen dihitung dari keuntungan yang diperoleh perusahaan. Dari hasil tersebut, daerah berhak mendapatkan bagian sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Faizal Riza pun berharap Pemprov Jambi tetap konsisten memperjuangkan hak daerah dan tidak menerima skema yang merugikan kepentingan masyarakat.