Wakil Ketua l DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata tarik tunai menggunakan ATM di Bank Jambi
JAMBI — Pasca serangan siber yang sempat mengganggu layanan perbankan, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, turun langsung memastikan kondisi terkini sistem ATM Bank Jambi. Ia melakukan uji coba penarikan uang tunai secara langsung pada Senin (30/3/2026) di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi.
Didampingi Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar, Ivan Wirata mencoba menarik dana dari mesin ATM sebagai bagian dari upaya memastikan layanan kembali berjalan normal dan aman bagi masyarakat.
“Alhamdulillah saya perdana mengambil ATM saya yang tadi diperbaiki keluar sesuai dengan dana yang diinginkan,” kata Ivan Wirata, dikutip dari @ivanwiratachannel.
Zulfikar menjelaskan, kunjungan Ivan Wirata merupakan bentuk perhatian terhadap pemulihan layanan perbankan, khususnya akses ATM yang sebelumnya terdampak gangguan.
“Pak Waka Ivan Wirata datang ingin memperlancar akses ATM, kemarin sudah kami umumkan untuk mengganti PIN. Beliau datang dan mengetes secara langsung menarik uang tunai menggunakan ATM dan melihat sistem kita saat ini,” ujar Zulfikar saat dihubungi.
Meski demikian, Bank Jambi masih memberlakukan pembatasan sementara dalam layanan penarikan tunai. Nasabah saat ini hanya dapat menarik maksimal Rp5 juta per hari, dengan jam operasional ATM hingga pukul 16.00 WIB.
Di sisi lain, Bank Jambi terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia guna mempercepat pemulihan jaringan ATM, terutama yang berada di luar kantor cabang.
“Kita terus melakukan checkpoint dengan Bank Indonesia dan kita terus berupaya untuk jaringan ATM di luar kantor bisa beroperasi secara kembali,” jelasnya.
Sementara itu, layanan mobile banking masih dalam tahap asesmen ketat. Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk vendor teknologi, guna memastikan sistem benar-benar aman sebelum kembali diaktifkan.
“Untuk M-Banking tadi masih dalam proses asesmen karena mlalui proses yang ketat, karena ini membutuhkan izin juga dengan pihak-pihak vendor. Kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali, kami ingin semuanya terselesaikan,” pungkasnnya.