Tumpukan sampah di Simpang Rimbo, Kota Jambi
JAMBI – Persoalan sampah kembali mencuat di Kota Jambi. Kali ini, tumpukan sampah terlihat menggunung di kawasan Jalan Kapten Pattimura, tepatnya di Simpang Rimbo, salah satu jalur utama yang setiap hari dipadati kendaraan dan aktivitas masyarakat.
Pantauan di lokasi pada Jumat (13/3/2026), tumpukan sampah terlihat menumpuk hingga meluber ke bahu jalan di sekitar kawasan Mitra Bangunan Jambi. Kondisi tersebut bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Ironisnya, lokasi tersebut berada di salah satu titik strategis yang menjadi akses penting bagi masyarakat Kota Jambi. Namun, persoalan sampah yang menumpuk justru seakan menjadi pemandangan yang berulang tanpa solusi yang jelas dari pemerintah kota.
Sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat aktivitas ekonomi, Kota Jambi selama ini kerap disebut sebagai kota percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Jambi. Namun, kondisi tumpukan sampah di ruang publik justru menimbulkan pertanyaan besar tentang keseriusan pengelolaan kebersihan kota.
Nigita, salah seorang warga Kota Jambi, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah di kawasan Simpang Rimbo bukan kejadian baru dan sudah berulang kali terjadi tanpa penanganan yang tuntas.
Ia pun meminta Pemerintah Kota Jambi tidak hanya mengandalkan slogan dalam membangun citra kota, tetapi juga menunjukkan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan mendasar seperti pengelolaan sampah.
“Kami minta Pak Wali Kota serius menyelesaikan persoalan sampah di wilayahnya. Jangan cuma sekadar slogan ‘Bahagia’. Kami butuh bukti nyata,” tegas Nigita.
Warga meminta agar Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly turun langsung meninjau persoalan tersebut. Mengingat, belakangan ini KFA dinilai mampu mengatasi persoalan sampah di wilayah Olak Kemang maupun Penyengat Rendah.
“Kami minta pak Kemas turun untuk mengecek kondisi sampah ni, karena ini terus terjadi,” tutup Nigita.