Gedung Mahligai Bank Jambi
JAMBI – Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat serta meningkatnya tekanan biaya dana (cost of fund), Bank Jambi dinilai mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkualitas. Konsistensi tersebut mendapat apresiasi dari pengamat perbankan, Laila Farhat.
Menurut Laila Farhat, strategi Bank Jambi yang mengedepankan kualitas aset, prinsip kehati-hatian, serta keberlanjutan bisnis merupakan langkah yang tepat untuk menghadapi dinamika ekonomi dan industri jasa keuangan yang terus berubah.
“Bank Jambi menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak hanya diukur dari besarnya ekspansi bisnis, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas kredit, likuiditas, serta kepercayaan masyarakat. Ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kinerja bank,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Laila Farhat menilai, di tengah persaingan penghimpunan dana yang semakin kompetitif dan meningkatnya biaya dana, Bank Jambi tetap mampu menjaga keseimbangan antara fungsi intermediasi dengan pengelolaan risiko secara profesional.
Tidak hanya itu, Laila Farhat juga memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah transformasi yang terus dilakukan Bank Jambi. Menurutnya, penguatan layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan, hingga pengembangan ekosistem perbankan yang lebih adaptif menjadi bukti keseriusan Bank Jambi dalam meningkatkan daya saing.
“Transformasi yang dilakukan Bank Jambi menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan daya saing. Saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan produk perbankan, tetapi juga layanan yang cepat, mudah, aman, dan terintegrasi. Bank Jambi mampu membaca perubahan tersebut dengan baik,” katanya.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), lanjut Laila Farhat, Bank Jambi juga memegang peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu diwujudkan melalui pembiayaan sektor produktif, penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dukungan terhadap berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi.
“Keberhasilan menjaga pertumbuhan yang sehat sekaligus mendukung pembangunan daerah merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan Bank Jambi mampu menjalankan fungsi bisnis sekaligus fungsi pembangunan secara seimbang,” jelasnya.
Pengamat Perbankan tersebut optimis, dengan konsistensi menjaga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), mempertahankan kualitas aset, serta terus menghadirkan inovasi layanan, Bank Jambi akan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, kompetitif, dan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.