Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
Light/Dark Button
Subscribe

Harga Sawit Terjun Bebas, DPRD Jambi Waspadai Dugaan Permainan di PKS

beritaprime.com 4 Juni 2026 2 minutes read
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan

Share

JAMBI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi merespons cepat jeritan para petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Temuan di lapangan, harga sawit dilaporkan turun hingga berkisar Rp2.400 per kilogram, jauh di bawah harapan petani. Padahal, berdasarkan hasil rapat penetapan harga yang dilakukan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS kelapa sawit periode terbaru ditetapkan berada pada kisaran Rp3.208,10 per kilogram, tergantung usia tanam.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, menyoroti adanya dugaan ketidaksesuaian harga yang diterapkan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, apabila harga yang dibeli PKS jauh berbeda dari ketetapan Dinas Perkebunan, maka perlu dilakukan pengawasan dan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani.

“Semestinya harus standar dengan Disbun, kalau disana masih normal harga TBS nya berarti ada indikasi,” kata Samsul Riduan.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga meminta anggota DPRD yang membidangi sektor perkebunan untuk turun langsung ke lapangan guna memantau harga pembelian TBS di berbagai PKS yang beroperasi di daerah.

“Kita harap teman-teman yang berada di komisi terkait meninjau langsung harga TBS di PKS-PKS yang ada di daerahnya. Kalau ada perbedaan harga Disbun dan PKS, kita minta nanti dipanggil pihak terkait untuk dipertegas,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyikapi persoalan tersebut, DPRD Provinsi Jambi berencana melakukan kunjungan langsung ke sejumlah daerah sentra perkebunan sawit guna mengecek kondisi riil di lapangan dan mendengar keluhan petani secara langsung.

“Insyaallah kita akan turun, sudah kita jadwalkan ke dalam daerah,” tegas Samsul Riduan.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petani sawit sekaligus memastikan mekanisme penetapan harga TBS berjalan sesuai aturan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dalam rantai tata niaga komoditas andalan Provinsi Jambi tersebut.

 

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: Dinas Perkebunan DPRD Provinsi Jambi Kelapa Sawit Samsul Riduan

Post navigation

Previous: Achmad Sarwani Dukung Pergantian Pimpinan BGN, Sebut Langkah Presiden Prabowo Bukti Keseriusan Benahi Program MBG
Next: Hambali: Pergantian Pimpinan BGN Bukti Prabowo Dengarkan Suara Rakyat

Berita Terkait

Gubernur Jambi Al Haris nobar Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat Jambi

Gubernur Al Haris Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Garuda Bersama Ribuan Warga

beritaprime.com 20 Juli 2026
Gubernur Jambi Al Haris bersama Kadisbudapar Provinsi Jambi, Imron Rosyadi (kiri)

Festival Jambi Elok Nian Naik Kelas, Gubernur Al Haris Akan Hadirkan Dua Menteri ke Jambi

beritaprime.com 19 Juli 2026
Kadis Kominfo Ariansyah bersama CEO dan Manajer serta staff PT Alko Sumatra Kopi

Wakili Gubernur Jambi, Ariansyah Dukung Perluasan Ekspor Kopi Kerinci ke Pakistan

beritaprime.com 18 Juli 2026

Pos-pos Terbaru

  • Gubernur Al Haris Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Garuda Bersama Ribuan Warga
  • Festival Jambi Elok Nian Naik Kelas, Gubernur Al Haris Akan Hadirkan Dua Menteri ke Jambi
  • Wakili Gubernur Jambi, Ariansyah Dukung Perluasan Ekspor Kopi Kerinci ke Pakistan
  • Pengamat Apresiasi Komitmen Bank Jambi Perkuat Tata Kelola KUR, Dinilai Dorong UMKM Naik Kelas
  • Gubernur Al Haris Resmi Buka Festival Jambi Elok Nian 2026, Dorong Kota Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.