Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
Light/Dark Button
Subscribe

Antisipasi Konflik Lahan, Muhammad Nasir Dorong Kebijakan Pertanahan di Tengah Potensi Bensin Sawit

beritaprime.com 15 April 2026 2 minutes read
Anggota DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Nasir

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Nasir

Share

JAMBI – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Nasir, mendorong pemerintah provinsi segera menyiapkan kebijakan pertanahan yang komprehensif guna mengantisipasi potensi konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan.

Dorongan tersebut muncul seiring adanya temuan baru bahan bakar minyak berbasis kelapa sawit atau “bensin sawit” (Benwit) yang diteliti oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Inovasi ini diolah dari Crude Palm Oil (CPO) dan dinilai berpotensi meningkatkan nilai ekonomi komoditas sawit di masa depan.

“Paling penting itu kebijakan pertanahan, memang urusannya di BPN. Tetapi kebijakan pertanahan Pemprov Jambi harus memikirkan itu,” ujar Nasir, usai menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Jambi Tahun 2027 di rumah dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/4/2026).

Nasir menilai, lonjakan nilai ekonomi sawit berpeluang memicu persaingan penguasaan lahan jika tidak diantisipasi sejak dini melalui regulasi yang jelas dan berpihak kepada masyarakat.

“Ekonomi kita tergantung dengan sawit, karena itu sawit semakin mahal. Sekarang ada penemuan baru bensin sawit, saya yakin masyarakat akan diarahkan ke sana. Hal tersebut tentunya akan terjadi konflik lahan kedepannya, ini mesti kita luruskan agar masyarakat aman,” tambahnya.

Nasir menegaskan, pemerintah perlu memastikan distribusi lahan yang adil agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah geliat investasi besar di sektor perkebunan.

“Jangan sampai wilayah kita ini diberikan ke perusahaan besar, jangan sampai kita menonton. Kita berharap pemerintah pusat tidak memberikan konsesi-konsesi kawasan hutan tersebut kepad perusahaan, tetapi juga untuk rakyat,” tegasnya.

Selain kebijakan pertanahan, Nasir juga menyoroti pentingnya kesiapan sektor pendukung, mulai dari alat dan mesin pertanian hingga ketersediaan bibit dan pupuk. Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci agar masyarakat dapat mengambil peran dalam rantai ekonomi sawit yang semakin berkembang.

“Tinggal kita bersiap untuk menyiapkan lat mesin pertanian, bibit, pupuk. Insyaallah kedepannya ekonomi kita akan membaik,” pungkasnya.

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: Bahan Bakar Minyak Bensin Sawit Konflik Lahan Muhammad Nasir

Post navigation

Previous: Musrenbang RKPD 2027: Bupati Monadi Dorong Kerinci Jadi Pusat Pangan dan Ekspor
Next: Belum Ada Kepastian! Sekda Sudirman Ungkap Penyebab TPP ASN di Jambi Tak Kunjung Cair

Berita Terkait

Gubernur Jambi, Al Haris bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jambi mengadiri Konferensi Nasional Kusta 2026

Hadiri Konferensi Nasional Kusta 2026, Pemprov Jambi Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta

beritaprime.com 10 Juli 2026
SK Kepengurusan Pengprov PABSI Jambi masa bakti 2025-2025-2029

Pengprov PABSI Jambi Tetapkan Susunan Pengurus Periode 2025–2029, Ini Daftar Lengkap Namanya

beritaprime.com 10 Juli 2026
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza

Faizal Riza Tegas: Tidak Ada Ruang bagi Gerakan LGBT Berkembang di Jambi

beritaprime.com 10 Juli 2026

Pos-pos Terbaru

  • Hadiri Konferensi Nasional Kusta 2026, Pemprov Jambi Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta
  • Pengprov PABSI Jambi Tetapkan Susunan Pengurus Periode 2025–2029, Ini Daftar Lengkap Namanya
  • Faizal Riza Tegas: Tidak Ada Ruang bagi Gerakan LGBT Berkembang di Jambi
  • DPRD Jambi Soroti Maraknya PETI di Dekat Bandara Muaro Bungo, Hambali: Jangan Ada Pembiaran dan Dugaan Perlindungan
  • DPRD Jambi Mulai Bahas APBD 2027, Hafiz Fattah Soroti Penurunan Proyeksi Pendapatan
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.