Anggota DPRD Provinsi Jambi, H Achmad Sarwani
JAMBI – Anggota DPRD Provinsi Jambi, H. Achmad Sarwani, meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi. Pasalnya, anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang telah dialokasikan untuk mahasiswa penerima beasiswa di Mesir hingga kini belum juga direalisasikan.
Achmad Sarwani mengungkapkan, anggaran tersebut sejatinya telah disepakati bersama dalam pembahasan APBD, baik pada APBD murni maupun perubahan tahun 2025. Dana itu diperuntukkan bagi sekitar 450 mahasiswa Jambi yang tengah menempuh pendidikan di Mesir.
“Pendidikan di Mesir itu saya sedikit miris. Anggaran yang sudah kita sahkan di murni dan perubahan bersama untuk pendidikan anak-anak beasiswa adik-adik di Mesir itu sekitar 450 orang. Namun, tidak direalisasikan pemerintah juga di tahun 2025,” jelasnya.
Ia menegaskan, dalam proses pembahasan anggaran, Biro Kesra menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab atas program tersebut. Namun, hingga saat ini DPRD belum mendapatkan penjelasan pasti terkait kendala yang menyebabkan anggaran tersebut belum disalurkan.
“Salah satu sumbernya Biro Kesra, karena pas pembahasan itu melalui Biro Kesra. Namun, terkait permasalahannya kita tidak mengetahui,” tambahnya.
Lebih jauh, Achmad Sarwani menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan investasi di sektor sumber daya manusia, khususnya pendidikan. Menurutnya, program beasiswa seperti ini seharusnya menjadi prioritas karena berdampak langsung pada peningkatan kualitas generasi muda Jambi.
“Kita pemerintah daerah seharusnya lebih banyak lagi investasi ke SDM, tepatnya pendidikan. Kita harus mendorong pemerintah agar lebih maju lagi,” tegasnya.
Ia pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan anggaran tersebut, mengingat keberlangsungan studi para mahasiswa sangat bergantung pada dukungan dana dari pemerintah daerah.