Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi
JAMBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi akhirnya angkat bicara terkait isu kepindahan salah satu lifter angkat besi andalan Jambi yang dirumorkan akan memperkuat provinsi lain pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, menegaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk mempertahankan atlet-atlet berprestasi agar tetap membela nama Jambi.
“Memang ada atlet kita yang mengajukan pindah ke luar Jambi, termasuk dari cabang olahraga angkat besi. Tapi kami dari KONI berkomitmen tidak ada yang melepas atlet. KONI Provinsi Jambi tegas, tidak ada mutasi maupun perpindahan atlet,” tegas Mat Sanusi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, pengajuan perpindahan atlet tersebut sebenarnya telah diajukan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua KONI Provinsi Jambi. Namun sejak memimpin organisasi tersebut, Mat Sanusi memilih mengambil langkah tegas dengan mempertahankan para atlet agar tetap memperkuat Jambi.
“Tapi pada zaman saya, mereka malah sudah ada yang mempertahankan provinsi lain. Tapi sudah saya tarik balik,” ungkapnya.
Mat Sanusi kembali menegaskan, mempertahankan atlet berprestasi merupakan bagian dari upaya menjaga kekuatan kontingen Jambi dalam menghadapi berbagai kejuaraan, khususnya PON mendatang.
Selain menolak mutasi atlet, KONI Jambi juga terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan agar para atlet merasa mendapatkan perhatian dan memiliki peluang berkembang di daerahnya sendiri.
“Kita maksimalkan pembinaan dan anggarannya,” kata Mat Sanusi.
Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jambi, Imron Rosyadi, menegaskan pihaknya terus berupaya mempertahankan atlet-atlet berprestasi agar tetap membela Jambi.
“Kita terus berupaya memperhatikan atlet-atlet kita, terutama yang berprestasi. Kita juga terus menjalim komunikasi dengan KONI dan unsur pimpinan lainnya agar isi ini tidak menjadi kenyataan,” ujar Imron Rosyadi.
Menurutnya, peningkatan pembinaan menjadi kebutuhan mendesak agar atlet memiliki kepastian masa depan sekaligus tetap termotivasi mengharumkan nama Provinsi Jambi.
“Saat ini kita sangat perlu sekali pembinaan. Oleh karena itu, saat ini perlu peningkatan pembinaan dari daerah,” pungkasnya.