Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan
JAMBI – Rencana pengembangan Pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali menunjukkan prospek cerah. Sejumlah perusahaan internasional gabungan dari Amerika Serikat dan Dubai dikabarkan tertarik menanamkan investasi pada proyek strategis yang digadang-gadang menjadi gerbang ekonomi baru Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut positif ketertarikan investor asing itu. Menurutnya, peluang ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan pelabuhan yang digadang-gadang sebagai gerbang ekonomi baru di Provinsi Jambi.
“Ada perusahaan ingin terlibat melanjutkan pembangunan pelabuhan itu, saya pikir sesuatu yang positif dan sangat terbuka,” kata Al Haris.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, mengingatkan agar setiap peluang investasi tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia mendorong Pemerintah Provinsi Jambi untuk segera merespons peluang tersebut secara serius dan terukur.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pendekatan pembiayaan kreatif atau creative financing menjadi solusi yang perlu dioptimalkan untuk mempercepat pembangunan.
“Dalam kondisi ekonomi yang saat ini sedang efisiensi, pemerintah pusat meminta kita untuk kreatif financing. Kalau ada yang mau investasi ke Provinsi Jambi, harus kita pollow up,” ujarnya.
Samsul Riduan menilai, keberadaan Pelabuhan Ujung Jabung nantinya akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jambi. Dengan posisi strategisnya, pelabuhan ini berpotensi besar menjadi pintu gerbang ekspor-impor sekaligus penggerak aktivitas industri dan logistik di wilayah timur Sumatra.
“Apalagi pelabuhan ujung Jabung menjadi gerbang dan sumber ekonomi besar nantinya,” tambahnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa kolaborasi dengan investor harus tetap mengedepankan prinsip keberpihakan kepada rakyat, baik dari sisi manfaat ekonomi, penyerapan tenaga kerja, maupun dampak sosial yang ditimbulkan.