Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi
JAMBI – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pihak bandara memprediksi jumlah penumpang akan naik sekitar tiga persen pada periode angkutan Lebaran tahun ini.
General Manager PT Angkasa Pura Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun mengatakan, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri.
“Jambi kemungkinan ada kenaikan tiga persen, meningkat dari periode yang sama pada tahun lalu. Puncaknya akan terjadi pada H-2 hari raya Idul Fitri atau tanggal 18 Maret 2026,” kata Ardon Marbun, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, pada dua hari menjelang Lebaran jumlah kedatangan penumpang diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang yang memanfaatkan transportasi udara melalui Bandara Sultan Thaha Jambi.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan sejumlah langkah strategis agar aktivitas penumpang tetap berjalan nyaman dan lancar. Salah satunya dengan melakukan penebalan personel di sejumlah titik layanan, terutama di pintu masuk dan area kedatangan penumpang.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses layanan serta mencegah terjadinya penumpukan penumpang di area bandara, baik saat arus kedatangan maupun keberangkatan selama periode libur Idul Fitri.
Menurut Ardon, arus mudik merupakan agenda nasional yang setiap tahunnya membutuhkan kesiapan berbagai pihak. Sebagai salah satu pintu gerbang utama Provinsi Jambi, Bandara Sultan Thaha telah melakukan berbagai persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang.
Selain kesiapan fasilitas dan personel, pihak bandara juga memastikan adanya penambahan jadwal penerbangan atau extra flight dari sejumlah maskapai.
Maskapai Garuda Indonesia dijadwalkan menambah penerbangan mulai Jumat (13/3), khusus pada hari-hari tertentu selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Sementara itu, Lion Group juga akan menambah penerbangan menuju beberapa rute favorit, seperti Hang Nadim Batam, Kuala Namu Medan, Yogyakarta International Airport, serta Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Penambahan penerbangan ini mulai berlaku pada 15 Maret 2026.
“Akan ada penambahan penerbangan untuk arus mudik dan balik dengan tujuan tertentu,” pungkasnya.