Bank Jambi ungkap perkembangan gangguan sistem
JAMBI – Manajemen Bank Jambi memastikan proses penanganan gangguan sistem layanan perbankan masih terus berlangsung. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bersama media yang digelar di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, Senin (23/2/2026) pukul 09.30 WIB.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan audit forensik secara mendalam untuk menelusuri penyebab gangguan yang sempat berdampak pada layanan ATM dan mobile banking. Hingga kini, penyebab pasti dari gangguan tersebut belum dapat dipastikan.
“Saat ini masih dilakukan audit forensik yang mendalam. Kami belum dapat menyampaikan secara pasti penyebabnya karena proses penelusuran masih berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai bentuk transparansi dan komitmen penyelesaian, manajemen Bank Jambi juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum pada hari yang sama guna memastikan proses investigasi berjalan secara objektif dan profesional.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, mengimbau masyarakat dan nasabah untuk tetap tenang serta tidak panik menyikapi gangguan layanan yang terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Seluruh proses sedang ditangani sebaik-baiknya. OJK memastikan perlindungan konsumen menjadi prioritas, dan dari sisi fundamental keuangan, kondisi Bank Jambi dalam keadaan baik,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, memastikan bahwa dari sisi sistem pembayaran kondisi tetap terkendali dan stabil.
“Seluruh transaksi perbankan secara umum dapat dilakukan secara normal. Kami memastikan kelancaran sistem pembayaran tetap terjaga. Perlindungan terhadap nasabah juga menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen Bank Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan penggantian penuh kepada setiap nasabah yang terbukti mengalami kerugian akibat gangguan sistem, baik yang disebabkan oleh kesalahan internal maupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan bank.
Saat ini, proses pemulihan layanan masih terus dilakukan secara bertahap. Bank Jambi juga terus berkoordinasi dengan regulator serta aparat penegak hukum sambil menunggu hasil audit forensik agar seluruh layanan dapat kembali beroperasi secara normal.