Angkutan batu bara lumpuhkan jalan nasional di Batang Hari
JAMBI – Kemacetan akibat angkutan batu bara kembali menjadi sorotan di Kabupaten Batang Hari. Aktivitas lalu lintas di jalan nasional lumpuh total, bahkan ambulans yang diduga membawa pasien ikut terjebak di tengah antrean kendaraan.
Berdasarkan video yang beredar di kalangan sopir, antrean kendaraan tampak mengular panjang hingga membuat kendaraan tidak dapat bergerak selama berjam-jam. Kondisi ini memicu keluhan para pengendara yang terjebak di lokasi.
Salah seorang sopir yang merekam kejadian tersebut mengaku sudah tidak bisa bergerak sejak sore hari.
“Minta tolong sama pak Kapolres Batang Hari, ini sudah dak bisa bergerak lagi. Dari jam tiga saya, dak bergerak mobil kita,” ungkapnya.
Tak hanya truk angkutan batu bara, kendaraan lain yang melintas di jalan nasional tersebut juga ikut terdampak. Bahkan, sebuah ambulans yang diduga membawa pasien terlihat terjebak di tengah kemacetan panjang.
Menurut sopir tersebut, ambulans itu sudah cukup lama berada di lokasi tanpa bisa melaju.
“Sampai ada ambulans dari tadi dak bergerak, sudah tiga baris. Macam mana dak ada solusi dekat lebaran ni,” ujarnya.
Kemacetan akibat aktivitas angkutan batu bara di jalur umum sebenarnya bukan persoalan baru di Batang Hari. Warga dan pengguna jalan kerap mengeluhkan kondisi serupa, terutama ketika truk-truk pengangkut batu bara melintas secara bersamaan di jalan nasional.
Kondisi ini dinilai semakin memprihatinkan karena terjadi menjelang arus mudik Lebaran, saat mobilitas masyarakat meningkat. Jika tidak ada pengaturan yang tegas, dikhawatirkan kemacetan panjang akan semakin sering terjadi dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, termasuk kendaraan darurat seperti ambulans.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah dan pihak berwenang untuk mengatasi persoalan klasik tersebut. Tanpa solusi yang jelas, kemacetan akibat angkutan batu bara dikhawatirkan akan terus berulang dan merugikan masyarakat luas.