Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah desak percepatan jalan khusus batu bara
JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, mendorong percepatan penuntasan pembangunan jalan khusus (hauling) angkutan batu bara sebagai solusi permanen mengatasi kemacetan sekaligus menjaga iklim investasi di daerah tetap kondusif.
Hal itu disampaikan Hafiz Fattah, Jumat (27/2/2026) di Gedung DPRD Provinsi Jambi, usai menerima audiensi serta menyikapi surat resmi dari organisasi Pemuda Pancasila yang menaruh perhatian serius terhadap persoalan kemacetan akibat aktivitas angkutan batu bara.
“Berdasarkan komunikasi dan surat resmi yang disampaikan kepada DPRD, Pemuda Pancasila mengajak untuk menguraikan masalah jalan khusus yang saat ini menjadi hal vital di Provinsi Jambi,” kata Hafiz Fattah.
Menurutnya, kemacetan yang dipicu lalu lintas truk batu bara bukan lagi persoalan sepele. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari terganggunya aktivitas harian, meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, hingga tekanan terhadap perekonomian daerah.
Karena itu, ia menegaskan pembangunan jalan khusus merupakan solusi jangka panjang yang tidak boleh lagi ditunda. Proyek tersebut dinilai krusial untuk memisahkan jalur angkutan industri dengan jalan umum yang digunakan masyarakat.
Hafiz Fattah mengungkapkan, pemerintah daerah sebelumnya menargetkan proyek rampung pada 2024. Namun hingga memasuki 2026, pengerjaan belum tuntas akibat berbagai kendala di lapangan, seperti persoalan ganti rugi lahan dan izin penggunaan kawasan hutan produksi.
Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, DPRD Provinsi Jambi berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) percepatan jalan batu bara. Pansus ini nantinya akan memanggil seluruh pihak terkait guna menghimpun informasi, mengurai hambatan, dan merumuskan solusi konkret.
“Lewat Pansus DPRD provinsi, nanti bisa dipanggil berbagai pihak terkait untuk himpun informasi dan mencari solusi yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Selain mengurai kemacetan, keberadaan jalan hauling juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi melalui tata kelola angkutan batu bara yang lebih tertib dan terintegrasi.
Hafiz Fattah menegaskan, dorongan percepatan ini murni demi kepentingan masyarakat luas dan tidak bermuatan politik.
“Ini adalah kebutuhan vital bagi masyarakat. Kami memohon dukungan dari semua lapisan agar proyek ini selesai tepat waktu,” ajaknya.
Berdasarkan hasil rapat terakhir di rumah dinas gubernur, pengerjaan jalan khusus batu bara tersebut ditargetkan rampung pada Agustus atau September 2026. Pemerintah dan DPRD kini dituntut bekerja ekstra agar target itu benar-benar terealisasi, sehingga persoalan kemacetan yang selama ini membayangi Provinsi Jambi dapat segera teratasi.