Direktur Utama PT JII, Muhammad Ganda Wijaya, S.T,
JAMBI – PT Jambi Indoguna Internasional (JII) Perseroda memastikan akan terus memperjuangkan besaran Participating Interest (PI) dari PetroChina untuk Provinsi Jambi.
Meski saat ini Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah menawarkan PI sebesar 7 persen, namun PT JII masih berupaya memaksimalkan hasil negosiasi.
“Di bulan Agustus (7 hari kedepan), kami akan berkoordinasi lagi dengan PetroChina. Kami belum menerima, kami minta KKKS untuk memaksimalkan lagi,” kata Direktur Utama PT JII, Muhammad Ganda Wijaya, S.T, usai menghadiri RDP bersama DPRD Provinsi Jambi, DPR RI, SKK Migas, dan KKKS Wilayah Kerja Jabung.
Menurut Ganda Wijaya, peluang Jambi untuk mendapatkan PI sebesar 10 persen masih terbuka. Namun, besaran akhir akan sangat bergantung pada hasil kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat, termasuk mempertimbangkan kondisi ekonomi yang menjadi dasar perhitungan KKKS.
“Harusnya 10 persen, tapi tinggal kesepakatan dengan kondisi ekonomi yang mereka perhitungkan dan dilaporkan ke dewan,” ujarnya.
Ia berharap PI tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun ini, sehingga memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi provinsi Jambi.
“Harapan kami agar PI ini dapar segera terealisasi di tahun ini, karena ini jadi salah satu PAD untuk pemerintah Provinsi Jambi,” harapnya.
Terkait pembagian PI untuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur selaku daerah pengahasil sumber daya alam, Ganda Wijaya mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian batas wilayah yang akan ditetapkan pemerintah pusat.
“Saat ini kita masih menunggu hasil tapal batas yang akan disahkan oleh Mendagri, karena kemarin ada perbedaan. Insyaallah semuanya clear,” pungkasnya.