Wakil Kepala BGN Republik Indonesia, Sony Sonjaya
JAMBI – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai menunjukkan dampak nyata di Provinsi Jambi. Tak hanya menyasar peningkatan gizi masyarakat, program ini juga terbukti mampu menekan angka pengangguran secara signifikan.
Wakil Kepala MBG RI, Sony Sanjaya, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MBG di Jambi telah menyerap ribuan tenaga kerja baru. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat konsolidasi pelaksanaan MBG bersama para mitra, yayasan, tim pengawasan gizi dan keuangan, hingga juru masak, di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (2/4/2026).
“Program MBG ini sudah memberikan banyak perubahan, baik dari angka kemiskinan dan pengangguran. Dari 212 SPPG yang beroperasional, sudah ada 9.357 orang yang bekerja di SPPG,” ujarnya.
Menurut Sony, para pekerja yang terlibat dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut menerima upah rata-rata Rp100.000 per hari. Jika diakumulasikan, total anggaran yang digelontorkan untuk honor pekerja di Jambi mencapai sekitar Rp963,5 juta setiap harinya.
“Total alokasi dana untuk honor pekerja dari program ini di Jambi mencapai Rp 963,5 juta setiap harinya,” ungkapnya.
Tak hanya berdampak pada sektor ketenagakerjaan, program MBG juga telah menjangkau ratusan ribu penerima manfaat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 446.087 masyarakat Jambi yang sudah merasakan manfaat program tersebut, mulai dari balita, ibu hamil, hingga peserta didik.
Capaian ini menegaskan bahwa MBG sangar berperan sebagai penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru di daerah.