Gubernur Jambi Al Haris
JAMBI – Tim Asesor UNESCO Global Geopark (UGG) dijadwalkan tiba pada Senin (10/8/2026) di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Kunjungan asesor tersebut menjadi bagian dari proses revalidasi Geopark Merangin Jambi untuk memastikan kawasan warisan geologi dunia itu tetap memenuhi standar UNESCO.
Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan asesor UNESCO akan memulai agenda kunjungannya melalui Bandara Muara Bungo sebelum melakukan peninjauan langsung ke kawasan Geopark Merangin.
Menjelang proses penilaian tersebut, Al Haris mengaku telah menginstruksikan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan kawasan Geopark tetap terjaga, khususnya dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Merangin, Polda Jambi, Korem 042/Garuda Putih, hingga Kejaksaan Tinggi Jambi guna melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap aktivitas PETI di kawasan Geopark.
“Saya sudah menghimbau Pemda Merangin, Kapolda, Danrem, dan Kajati agar bawahannya melakukan langkah-langkah mititgasi yakni, PETI di wilayah Geopark. Informasi yang saya dapat saat ini tidak ada lagi PETI yang berada di kawasan sungai yang ada fosilnya itu,” ungkap Al Haris.
Pria yang lahir di Kabupaten Merangin tersebut berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan sehingga proses revalidasi berjalan lancar dan Geopark Merangin tetap mempertahankan predikat sebagai UNESCO Global Geopark.
Lebih lanjut, Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan Geopark Merangin, untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung proses penilaian UNESCO.
“Saya minta warga Merangin yang berada di sekitaran Geopark, mari kita jaga ini. Karena sudah 6 tahun kita baru dapat, jangan sampai yang kita raih ini disia-siakan,” tegasnya.