Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
Light/Dark Button
Subscribe

Kronologi Wafatnya Dokter Magang di RSUD KH Daud Arif Terungkap, Ternyata Tak Pernah Libur

beritaprime.com 8 Mei 2026 2 minutes read
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin

Share

JAMBI – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkap kronologi meninggalnya dokter muda, dr Myta Aprilia Azmi, yang belakangan ramai dikaitkan dengan tingginya beban kerja selama menjalani program internship di RSUD KH Daud Arief, Kuala Tungkal, Jambi.

Dari hasil penelusuran Kemenkes, dr Myta bersama peserta internship lainnya diketahui menjalani jadwal kerja tanpa hari libur selama bertugas di rumah sakit tersebut. Mereka disebut harus bekerja penuh selama sepekan dan beberapa kali menggantikan tugas jaga dokter organik yang seharusnya bertanggung jawab menjalankan pelayanan di rumah sakit.

Padahal, program internship dokter pada dasarnya dirancang sebagai tahap pembelajaran dan pendampingan oleh dokter organik untuk meningkatkan kompetensi peserta sebelum benar-benar mandiri menjalankan praktik medis.

Namun dalam praktiknya, peserta internship diduga justru dibebani tanggung jawab pelayanan yang seharusnya menjadi kewajiban dokter tetap rumah sakit.

Menindaklanjuti kasus tersebut, Kementerian Kesehatan menyiapkan berbagai langkah evaluasi dan pembenahan terhadap program internship dokter. Sejumlah kebijakan yang akan diterapkan meliputi pembatasan jam kerja maksimal 40 jam per minggu, pelarangan peserta internship menggantikan tugas dokter tetap, standarisasi remunerasi bagi dokter internship, penambahan hak cuti menjadi 10 hari, serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh peserta internship.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turut menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dr Myta. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi tenaga medis yang meninggal akibat budaya kerja yang tidak sehat di lingkungan rumah sakit.

“Tidak boleh ada dokter yang wafat karena adanya budaya kerja yang tidak baik yang dilakukan di rumah sakit,” sorot Menkes Budi dalam konferensi pers Kamis (7/5/2026).

 

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: Dokter Magang Meninggal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RSUD KH Daud Arif Tanjung Jabung Barat

Post navigation

Previous: TPP ASN Pemprov Jambi Segera Cair, Sudirman: Anggaran Rp130 Miliar Sudah Siap
Next: Jambi Jadi Tuan Rumah Debat Perdana Calon Ketum BPP HIPMI, Al Haris: Pengusaha Muda Harus Berani Tampil Nasional

Berita Terkait

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar tinjau Karhutla

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Jambi Instruksikan Sekolah Terapkan Belajar Daring

beritaprime.com 25 Agustus 2026
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan, MARS

Kabut Asap Kian Pekat, drg. Iwan Pastikan RSUD Raden Mattaher Siap Tangani Pasien ISPA

beritaprime.com 25 Agustus 2026
Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Gerindra, Hambali

Legislator Gerindra Apresiasi Kepedulian Presiden RI terhadap Penanganan Karhutla di Jambi, Hambali: Terima Kasih Pak Prabowo 

beritaprime.com 25 Agustus 2026 2

Pos-pos Terbaru

  • Kualitas Udara Memburuk, Disdik Jambi Instruksikan Sekolah Terapkan Belajar Daring
  • Kabut Asap Kian Pekat, drg. Iwan Pastikan RSUD Raden Mattaher Siap Tangani Pasien ISPA
  • Legislator Gerindra Apresiasi Kepedulian Presiden RI terhadap Penanganan Karhutla di Jambi, Hambali: Terima Kasih Pak Prabowo 
  • Rotasi Jabatan Eselon II Pemprov Jambi Tertunda, Gubernur Al Haris: Tunggu Izin BKN Rampung
  • H. Achmad Sarwani Minta Gubernur Jambi Tuntaskan Pelebaran Jalan Ness di Tahun 2027
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.