Skip to content

BERITAPRIME.COM

Menyajikan Informasi Terupdate

Primary Menu
Light/Dark Button
Subscribe

Faizal Riza Kritik Tawaran Awal PI Jambi Hanya 5 Persen, Tegaskan Daerah Berhak Dapat 10 Persen

beritaprime.com 3 Agustus 2026 2 minutes read
Ilustrasi Waka DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza menyoroti rendahnya tawaran PI dari KKKS untuk Jambi

Ilustrasi Waka DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza menyoroti rendahnya tawaran PI dari KKKS untuk Jambi

Share

JAMBI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Dr. Faizal Riza, S.T., M.M, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membuka secara transparan data kepemilikan saham Participating Interest (PI) yang tercantum dalam dokumen kerja sama antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jambi Indoguna Internasional (JII) Perseroda.

Menurut Faizal Riza, keterbukaan data tersebut penting untuk memastikan siapa saja pihak yang tercatat sebagai pemegang saham, sekaligus menelusuri apakah pernah terjadi perubahan kepemilikan sejak aturan mengenai kewajiban pemberian PI mulai diberlakukan.

Desakan itu disampaikan setelah dirinya memperoleh informasi bahwa pada awal proses pembahasan, KKKS hanya menawarkan porsi PI sebesar 5 persen kepada Pemerintah Provinsi Jambi.

“Data pemegang saham harus di buka secara transparan siapa saja pemiliknya dan kapan terjadi perubahan kepemilikan karena ketentuan tentang aturan kewajiban PI ini sejak 2016 harusnya sudah berlaku. Hampir 10 tahun yg lalu tapi belum bisa terealisasi bahkan penawaran kepada pemprov jambi baru sekitar 3 tahun yang lalu,” ujar Faizal Riza, Senin (3/8/2026).

Legislator Gerindra itu menilai keterlambatan realisasi PI telah membuat daerah kehilangan potensi pendapatan yang seharusnya sudah dapat dinikmati sejak lama. Padahal, regulasi telah mengatur bahwa daerah berhak memperoleh Participating Interest hingga 10 persen pada wilayah kerja migas.

Faizal Riza mengakui proses negosiasi antara Pemprov Jambi dan KKKS memang memungkinkan terjadi. Namun, menurutnya, angka penawaran awal semestinya tetap mengacu pada ketentuan maksimal 10 persen, bukan dimulai dari angka yang jauh lebih rendah.

“Sesuai ketentuan memang proses negosiasi dapat saja terjadi, tetapi harusnya penawaran PI tetap di angka 10% di awal karena menyangkut kepentingan daerah yang saat menghadapi kekurangan anggaran,” tegasnya.

Ia juga menilai tawaran awal sebesar 5 persen tidak mencerminkan kepentingan daerah dan berpotensi mengurangi manfaat ekonomi yang seharusnya diterima oleh masyarakat Jambi.

“Sebenarnya ini merugikan buat daerah karena harusnya dapat PI lebih awal. Sehingga angka penawaran 5% terlalu kecil buat daerah,” katanya.

 

Admin

beritaprime.com

See author's posts

 
     
Tags: Faizal Riza Participating Interest Pemerintah Provinsi Jambi

Post navigation

Previous: Terungkap! KKKS Awalnya Hanya Berani Tawarkan PI 5 Persen untuk Jambi

Berita Terkait

Ilustrasi Direktur PT JII, Ganda Wijaya

Terungkap! KKKS Awalnya Hanya Berani Tawarkan PI 5 Persen untuk Jambi

beritaprime.com 3 Agustus 2026
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah

Hafiz Fattah Desak PT KMH Maksimalkan Kontribusi PAD dan Prioritaskan Listrik untuk Jambi

beritaprime.com 3 Agustus 2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi

Imron Rosyadi Dorong Pusparagam Negeriku Jadi Penggerak Budaya dan UMKM di Jambi

beritaprime.com 1 Agustus 2026

Pos-pos Terbaru

  • Faizal Riza Kritik Tawaran Awal PI Jambi Hanya 5 Persen, Tegaskan Daerah Berhak Dapat 10 Persen
  • Terungkap! KKKS Awalnya Hanya Berani Tawarkan PI 5 Persen untuk Jambi
  • Hafiz Fattah Desak PT KMH Maksimalkan Kontribusi PAD dan Prioritaskan Listrik untuk Jambi
  • Imron Rosyadi Dorong Pusparagam Negeriku Jadi Penggerak Budaya dan UMKM di Jambi
  • Al Haris Dampingi Menbud Fadli Zon Buka Pusparagam Negeriku, Tegaskan Jaga Kelestarian Budaya di Jambi 
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.