Mauro Zijlstra dicoret Pelatih timnas Indonesia jelang final FIFA Series 2026
JAKARTA – Penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, akhirnya angkat bicara usai dicoret dari skuad Garuda oleh pelatih John Herdman menjelang laga final FIFA Series 2026 menghadapi Bulgaria, Senin (31/3/2026) di Stadion Gelora Bung Karno.
Keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya, mengingat Zijlstra sebelumnya tampil impresif. Namun, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @maurozijlstra, sang striker mengungkapkan bahwa kondisi cedera menjadi alasan utama di balik pencoretan dirinya.
“Saya senang bisa bermain lagi, tetapi jujur saja, selama pertandingan saya baru menyadari bahwa cedera saya belum sepenuhnya pulih dan malah semakin parah. Sulit bagi saya untuk menerimanya, tetapi saya harus melanjutkan,” tulis Mauro Zijlstra.
Pemain berusia muda itu mengakui situasi tersebut bukan hal mudah, terutama karena terjadi di momen krusial menjelang partai final. Meski demikian, ia memilih untuk fokus pada proses pemulihan demi kembali ke performa terbaiknya.
“Saya akan meluangkan waktu untuk kembali pulih 100% dan mencetak lebih banyak gol di masa depan. Terima kasih atas dukungan anda Indonesia,” lanjutnya.
Absennya Mauro Zijlstra jelas menjadi kehilangan bagi lini depan Indonesia. Namun, keputusan pelatih dinilai sebagai langkah tepat untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah bagi sang pemain.