Ilustrasi Direktur PT JII, Ganda Wijaya
JAMBI – Di balik tawaran Participating Interest (PI) dari PetroChina sebesar 7 persen yang kini masih dalam pembahasan antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Jambi, ternyata terdapat proses negosiasi yang cukup alot.
Direktur PT Jambi Indoguna Internasional (Perseroda), Ganda Wijaya, mengungkapkan bahwa pada awal pembahasan, KKKS hanya menawarkan PI sebesar 5 persen kepada Provinsi Jambi
“7% kan tawaran dari KKKS yg sebelumnya 5%, kita nego kemudian naik ke 6%,” ungkapnya, Senin (3/8/2026).
Namun, melalui proses tawar-menawar yang cukup panjang, angka tersebut berhasil dinaikkan secara bertahap hingga mencapai 7 persen.
“Meskipun cukup alot negosiasi nya naik ke 7%,” tambahnya.
Menurut Ganda Wijaya, setiap tahapan negosiasi tidak pernah dilakukan secara sepihak. PT Jambi Indoguna Internasional (JII) selaku BUMD milik Pemerintah Provinsi Jambi selalu berkoordinasi dan melaporkan perkembangan pembahasan kepada Gubernur Jambi Al Haris selaku pemegang saham Perseroda.
“Setiap proses negosiasi kami selalu komunikasi kan dg Pak Gubernur selaku pemegang Saham PT JII. PI 10% yg kami perjuangkan juga harapan nya sebagai salah satu pendapatan daerah yang akan mendukung program pemerintah provinsi Jambi,” pungkasnya.