Wakil Ketua l DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata
VOJNEWS.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, mendesak pemerintah daerah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari percepatan pemadaman titik api, perlindungan kesehatan masyarakat, hingga pembenahan data lintas instansi.
Berdasarkan data informasi yang dihimpun, secara kumulatif sejak awal 2026 jumlah hotspot mencapai 13.874 titik, dengan luas lahan terbakar tercatat sebesar 4.327,04 hektare.
“Hotspot merupakan indikasi yang harus segera diverifikasi di lapangan. Penanganan tidak cukup hanya melihat jumlah titik panas, tetapi juga harus mempertimbangkan lokasi kebakaran, luas lahan terdampak, kondisi gambut, keselamatan warga, serta hasil pemadaman,” kata Ivan.
Ia menegaskan, upaya pemadaman juga harus disertai langkah mop-up atau penanganan lanjutan setelah api utama berhasil dipadamkan.
Selain pemadaman, Iavn Wirata juga menekankan pentingnya pembaruan informasi kualitas udara secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
“Informasi kualitas udara harus disampaikan secara jelas dan diperbarui secara berkala. Masyarakat perlu mengetahui tingkat risiko di wilayahnya, sementara pelayanan kesehatan harus dipastikan dapat menjangkau warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Legislator Golkar itu turut meminta seluruh perangkat daerah dan posko penanganan karhutla melakukan verifikasi serta rekonsiliasi data luas lahan terbakar.
Di sisi lain, Ivan Wirata meminta koprdinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan, pemerintah kabupaten dan kota, BMKG, serta unsur terkait lainnya diperkuat.