Kepala Dishanpan Provinsi Jambi, Johansyah
JAMBI – Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jambi meminta pemerintah kabupaten dan kota segera mengambil langkah taktis menyikapi gejolak harga sejumlah komoditas pangan.
Dalam dua pekan terakhir, harga daging ayam ras dan cabai rawit merah dilaporkan mengalami kenaikan signifikan di sejumlah pasar tradisional di Provinsi Jambi.
Kepala Dishanpan Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan tren kenaikan harga kedua komoditas tersebut perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, jika tidak segera dikendalikan, lonjakan harga berpotensi meningkatkan tekanan inflasi sekaligus mengurangi daya beli masyarakat.
Berdasarkan pencatatan harian Dishanpan Provinsi Jambi, kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas daging ayam ras.
Saat ini, harga daging ayam ras telah menembus Rp42.000 hingga Rp44.000 per kilogram. Angka tersebut berada di atas batas harga yang selama ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.
Johansyah menyebut, hasil pemetaan di lapangan menunjukkan terdapat sejumlah faktor yang mendorong kenaikan harga tersebut.
“Faktor penyebabnya mulai dari naiknya harga pakan jagung yang membebani peternak, kendala distribusi akibat antrean Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga operasional SPPG yang masih sangat bergantung pada pasokan di pasar-pasar tradisional,” ujar Johansyah.
Menurutnya, meningkatnya biaya operasional di tingkat peternak dan petani terjadi bersamaan dengan tingginya permintaan masyarakat. Kondisi tersebut kemudian berdampak terhadap harga daging ayam ras dan cabai rawit merah di tingkat pengecer.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dishanpan mendorong pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di masing-masing wilayah agar segera melakukan langkah pengendalian.
Johansyah meminta TPID tidak menunggu kondisi semakin memburuk dan segera mencari solusi terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan harga pangan.
“Menjaga ketahanan pangan daerah adalah kunci utama. Kita harus memastikan ketersediaan, keterjangkauan, serta stabilitas pasokan bahan pokok ini aman bagi seluruh masyarakat di setiap wilayah,” pungkasnya.
2 thoughts on “Harga Ayam dan Cabai Meroket, Dishanpan Jambi Desak TPID Bergerak Cepat”
Comments are closed.