Anggota DPRD Provinsi Jambi, Mohd Rendra Ramadhan Usman
JAMBI – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Mohd Rendra Ramadhan Usman, membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam hubungan sesama jenis yang beredar di media sosial dan media online.
Tudingan tersebut mencuat setelah adanya pernyataan dari pegawai RSUD Ahmad Ripin Muaro Jambi yang juga merupakan mantan istri Rendra, drg. Winda Irzalina Pratiwi.
Rendra menegaskan bahwa foto yang beredar telah dipotong sehingga menimbulkan kesan seolah dirinya sedang bersama Ode Firly Daiya, yang merupakan staf pribadinya.
“Tidak ada buktinya. Poto itu diambil saat saya lagi bersama mantan istri di Bali, tidak ada saya poto sama Ode, poto itu di crop. Poto ode kalau gak salah lagi di Batam,” kata Rendra saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026) malam.
Menurut Rendra, Ode merupakan mantan stafnya dahulu yang telah bekerja sekitar empat tahun. Atas kepercayaan itu, ia kembali mempercayai stafnya untuk kembali bekerja.
Rendra menyebut, Ode bahkan akan menikah dengan pasangannya pada tahun depan.
Legislator PKS itu menduga isu tersebut sengaja dimunculkan untuk menyerang dirinya maupun Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia mengaitkan isu tersebut dengan pembahasan regulasi mengenai LGBT di Indonesia yang saat ini sedang dibahas oleh PKS bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“PKS ini lagi diserang karena lagi menyiapkan undang-undang LGBT bersama MUI,” katanya.
Sementara itu, mengenai alasan dirinya menunjuk Ode sebagai staf pribadi, Rendra menjelaskan keputusan tersebut diambil karena posisi staf pribadinya saat itu sedang kosong.
“Saat itu sekitar bulan Mei 2026 staff pribadi di ruangan saya sedang mengalami kekosongan, jadi saya tawarin dia. Awalnya dia sempat menolak, tetapi saya bilang sudahlah kayak sama siapa saja,” jelas Rendra.
Terkait adanya dugaan pengalihan aset miliknya kepada Ode. Rendra menegaskan tidak ada aset atas namanya yang dialihkan kepada staf tersebut.
“Tidak ada pengalihan aset. Aset itu semuanya atas nama Winda. Tidak ada aset itu atas nama Ode. Dia itu tidak mempunyai aset. Setelah resign (dahulu) dari saya, dia jadi ojol dan kurir paket,” jelasnya.
Rendra mengatakan saat ini aset yang masih dimilikinya hanya sebuah mobil Toyota Fortuner.
“Kalau aset saya tinggak mobil fortuner,” tambahnya.
Rendra menegaskan dirinya tidak tinggal diam atas informasi yang dinilai telah merugikan nama baiknya. Ia mengaku telah melaporkan penyebaran informasi fitnah tersebut kepada pihak kepolisian.
“Saya sudah membuat laporan ke polisi, karena fitnah ini sudah kurang etis,” tegas Rendra.