Gubernur Jambi, Al Haris
JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi dalam rapat evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Rapat tersebut difokuskan untuk mengevaluasi realisasi anggaran sekaligus merumuskan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tantangan berkurangnya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Al Haris menegaskan bahwa seluruh OPD harus mulai mengoptimalkan berbagai potensi daerah yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.
“Kita ingin memaksimalkan penerimaan dan potensi daerah yang mungkin bisa menjadi PAD, karena kita kedepannya tidak bisa lagi mengandalkan transfer keuangan pusat ke daerah. Kita ingin mencari sunber-sunber baru untuk pendapatan kita,” kata Al Haris, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya pemerintah dalam menggali potensi penerimaan daerah secara lebih maksimal.
“Karena ada OPD baru Badan Penerimaan Daerah, kita ingin fokus bekerja apa yang menjadi potensi penerimaan daerah,”
Selain membahas optimalisasi pendapatan, rapat tersebut juga mengevaluasi capaian realisasi anggaran hingga pertengahan tahun.
Al Haris mengakui realisasi belanja daerah masih belum mencapai target yang diharapkan.
Ia menjelaskan, rendahnya serapan anggaran dipengaruhi oleh proses pelaksanaan proyek fisik yang baru memasuki tahap penyelesaian perencanaan pada Mei, dilanjutkan proses lelang pada Juni hingga Juli.
“Masih jauh dari target, karena mereka bekerja secara aktif SKPD yang sifatnya fisik proyek kebanyakan penyelesaian perencanaan sekitar bulan Mei. Sehingga lelang di bulan Juni, dan mulai kontrak di bulan Juli,” jelasnya.