Presiden FC Barcelona, Laporta murka akibat cedera Raphinha
BARCELONA – Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, meluapkan kemarahannya kepada FIFA setelah winger andalan mereka, Raphinha, mengalami cedera hamstring dalam agenda laga uji coba jelang Piala Dunia 2026.
Cedera tersebut memaksa Raphinha menepi selama kurang lebih lima pekan. Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona, mengingat sang pemain dipastikan absen dalam sejumlah laga krusial, termasuk di ajang Liga Champions UEFA.
Laporta menilai insiden ini sebagai konsekuensi dari jadwal internasional yang tidak rasional dan merugikan klub.
“Cederanya Raphinha adalah memalukan. Menurut pendapat sava, FIFA harus membuat kalender mereka mengingat pemain kami bermain untuk klub besar” kata Joan Laporta, dikutip dari jurnalis olahraga terkenal di Eropa, Fabrizio Romano.
Laporta menegaskan bahwa pertandingan uji coba seharusnya tidak menjadi penyebab hilangnya pemain penting di momen krusial musim kompetisi.
“Itu hanya pertandingan persahabatan, dan kemudian salah satu pemain terbaik tim menderita cedera. Tentu saja itu menjengkelkan bagi kita semua” tegasnya.
Meski demikian, Laporta menolak menyalahkan para pemain yang tetap membela tim nasionalnya. Ia menyebut para pemain telah menunjukkan profesionalisme tinggi dengan memberikan yang terbaik untuk negaranya.
“Anda tidak bisa menyalahkan para pemain. Mereka profesional dan mereka memberikan segalanya untuk negara mereka. Tetapi masalahnya adalah jadwal yang padat, di saat musim di mana kami bermain untuk segalanya,” kata Laporta.